Hal tersebut dikatakan oleh Kasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandung Fetty sugiharti kepada detikbandung, Minggu (18/1/2009).
Dikatakan Fetty, hampir semua kecamatan di wilayah Kota Bandung termasuk pada endemik DBD. Namun yang menjadi ancaman tinggi adalah kawasan elit seperti di kecamatan Coblong, Bandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga pertengahan Januari 2009, Fetty menuturkan jumlah penderita DBD sudah mencapai 150 lebih penderita. Dirinya memprediksi jumlah tersebut masih akan tetap bertambah dikarenakan musim penghujan yang masih terus mengguyur Bandung.
"Jumlah diperkirakan akan terus bertambah. Namun tidak seperti periode sebelumnya di 2008 yang mencapai 549 kasus penderita DBD," tandas Fetty.
"Itu karena Dinkes telah jauh-jauh hari melakukan penyuluhan bahaya DBD sebelum memasuki bulan Januari yang mana menjadi tren penyebaran penyakit selama lima tahun ke belakang," sambungnya.
Dirinya pun mengimbau pada masyarakat untuk terus awas terhadap ancaman bahaya DBD selama musim penghujan berlangsung. "Terus lakukan 3 M (mencuci, menguras, dan mengubur) saja," imbaunya.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(ahy/ahy)











































