Dari hasil pantauan detikbandung di pasar tradisional Sederhana Bandung, beberapa kebutuhan seperti ayam dan minyak malah mengalami kenaikan. Namun kenaikan 2 barang pokok tersebut naik bukan karena turunnya bbm.
Harga ayam kini berkisar Rp 23 hingga 24 ribu per kilogram, naik dari harga Rp 18 ribu pada 4-5 hari yang lalu. Seorang pedagang daging ayam, Miswan (34) mengatakan kenaikan harga ayam ini mungkin dikarenakan mulai dekat dengan perayaan Imlek.
Miswan mengatakan tak ada hubungannya BBM dengan naiknya harga ayam. Meskipun ketika BBM naik beberapa waktu lalu, harga ayam ikut naik. "Ayam harganya naik biasanya karena pasokannya memang sedang tidak ada," kata Miswan.
Berbeda lagi dengan Ibu Edi (54) penjual minyak goreng eceran yang menyatakan seharusnya harga minyak goreng ikut turun dengan adanya penurunan BBM. "Waktu BBM naik harga-harga ikutan naik, kenapa kalau turun enggakย ikutan turun," ujar Ibu Edi.
Harga minyak goreng naik menjadi Rp 7400 per kg, padahal seminggu yang lalu hanya Rp 6500 per kg. Menurutnya kenaikan harga dilakukan di distributor, jadi mau tak mau dirinya menaikan harga minyak.
Begitu juga dengan harga bahan pokok lainnya. Harga telur yang memang sering naik dan turun, saat ini harganya Rp 13 ribu per kilogram. Daging sapi satu kilogram harganya berkisar Rp 55 ribu hingga Rp 58 ribu. Sedangkan beras yang termurah harganya Rp 5.200.
(tya/ern)











































