Wakil Ketua SMUP Mien Hidayat mengatakan mahalnya formulir SMUP karena Unpad harus mensubsidi calon mahasiswa yang berada di daerah. Unpad menyediakan 4 ribu formulir manual untuk mahasiswa yang berada di daerah. Sementara Bandung dan Jatinangor formulirnya secara online.
"Unpad harus mensubsidi calon mahasiswa yang ada di daerah, karena kita kan mengirimkan formulirnya ke daerah. Satu mahasiswa kita subsidi kurang lebih Rp 100 ribu," ujarnya saat jumpa pers di Rektorat Unpad, Jalan Dipatiukur, Rabu (14/1/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Misalkan Pemkab Papua merekomendasikan anak daerahnya untuk kuliah di Unpad dan biasanya memilih hukum dan kedokteran karena supaya sudah lulus bisa mengabdi untuk daerahnya," kata dia.
Rabu (14/1/2008), Unpad resmi membuka calon penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SMUP. Sudah empat tahun ini selain membuka jalur penerimaan melalui Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri atau dulu dikenal dengan istilah UMPTN.
(ern/ern)










































