Pos Bandung Gulirkan Program Kampanye Caleg Via Kartu Pos

Pos Bandung Gulirkan Program Kampanye Caleg Via Kartu Pos

Baban Gandapurnama - detikNews
Selasa, 13 Jan 2009 13:57 WIB
Pos Bandung Gulirkan Program Kampanye Caleg Via Kartu Pos
Bandung - PT Pos Bandung gulirkan program layanan baru berupa jasa pengiriman surat dan kartu pos untuk para Caleg yang menjadi peserta Pileg 2009. Kartu dan surat pos tersebut mampu menjangkau daerah-daerah pemilihan caleg yang bersangkutan.

Dikatakan oleh Kepala Humas PT Pos Bandung suyud Suhendar, jasa pelayanan pengiriman ini disesuaikan dengan masa Pileg yang akan berlangsung. Langkah ini diambil sebagai alternatif para caleg dalam melakukan kampanye yang efektif serta efisien.

"Saat ini kampanye-kampanye dan beberapa tahun yang lalu juga, masa kampanye merupakan pekerjaan yang sangat menyuitkan dan butuh waktu dan tenaga, pikiran serta biaya yang tidak sedikit bagi para caleg untuk menarik simpatisan para pemilih," ujar Suyud kepada wartawan di Kantor Pos Besar Bandung, Jalan asia Afrika, Selasa (13/1/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu Suyud mengatakan pola-pola kampanye model lama masih banyak dilakukan para caleg, seperti pembuatan baligho atau spanduk, pembuatan kaos dan stiker atau kegiatan kampanye lainnya.

"Kita hanya menawarkan alternatif saja, yang mana dengan pola pengiriman kartu pos ini bisa efisien dan murah," ujar Suyud.

Secara teknis para caleg cukup menyerahkan visi dan misi serta imbauan yang akan disampaikan dalam kartu atau surat pos. Selain itu foto, partai, no urut caleg, dan dapil serta visi misi yang akan disampaikan juga imbauan lainnya, turut disertakan dalam pemesanan.

Untuk batas pemesanan sendiri minimal 5 ribu eksemplar dan nantinya akan dikenakan biaya sesuai dengan yang dipesan. "Biaya Rp 5 ribu per lembar untuk surat pos dan Rp 4 ribu untuk kartu pos," jelas suyud.

"Harga itu sudah termasuk percetakan, design sampul dan kartu pos, serta perangko," sambung Suyud.

Suyud menambahkan, jika program seperti yang diluncurkannya pihaknya sekarang pernah juga dilakukan di tahun 2004, namun di akuinya baru tahun 2009 mulai akan difokuskan.

Selain itu, Suyud menuturkan layanan ini sudah mulai dapat dipesan oleh para caleg yang menjadi peserta caleg. Sedangkan pendistribusian akan mulai disebar ketika menjelang pileg. Selain itu, program yang digulirkan diakui Suyud merupakan program pertama kali di Indonesia.

"Mudah-mudahan bisa diikuti oleh kota-kota lainnya," harap Suyud.


Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(ahy/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads