Pameran kerjasama Departemen Luar Negeri dan Museum KAA ini menyuguhkan penceritaan tentang Papua. Tak hanya keelokannya, tapi mencoba menghadirkan Papua secara utuh. Baik dari sisi budaya juga liku-liku perjuangan diplomasi dalam pembebasan tanah Papua dari konflik yang dimulai sejak Indonesia merdeka.
Begitu pun ketidaktahuan masyarakat akan tanah nan elok itu menjadi satu keharusan untuk mengenalkan Papua, budaya dan kehidupannya kepada masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah potret tentang Papua pun terpasang. Membidik berbagai sudut kehidupan, budaya, orang-orang Papua dan letak Geografis yang seperti dikemukakan sebelumnya, penuh pesona. Dari gagahnya puncak Jayawijaya hingga budaya koteka adalah bahasan yang akan selalu ada.
Mungkin tidak akan mewakili keberadaan Papua secara keseluruhan.Tapi setidaknya seperti dikatakan Isman, untuk lebih mengenalkan Papua pada generasi muda.
"Lebih mengenalkan pada generasi muda. Agar mereka lebih tahu tentang perbatasan negaranya dan negara-negara tetangga, " tutur Isman. Isman pun menambahkan, pameran tentang pulau-pulau di Indonesia akan menjadi agenda tahunan yang dilaksanakan Museum Konperensi Asia Afrika. Tentang Papua merupakan pameran menjadi awal untuk mewujudkan rencana itu.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (ema/ahy)










































