Cimahi dan Potensi Film serta Animasi

Cimahi dan Potensi Film serta Animasi

- detikNews
Senin, 12 Jan 2009 09:28 WIB
Cimahi dan Potensi Film serta Animasi
Bandung - Bukanlah tanpa alasan ketika Pemkot Cimahi berkomitmen untuk mengembangkan Cimahi menjadi kota film dan animasi. Cimahi yang sejak 1970-an telah resmi menjadi sebuah kota, memiliki potensi-potensi yang dapat diperhitungkan.

Potensi ini telah ada sedari dulu. Namun layaknya manusia yang karena terbiasa maka menjadi biasa, potensi tersebut tidak terlalu disadari keberadaannya. Hingga kemudian orang luar Cimahi melihatnya, mereka baru menyadari apa yang dimiliki.

Menurut Richard Florida, penulis The Rise of Creative Class (2002), sebuah kota yang kreatif memiliki 3 unsur yang membangun, yaitu: Talent, Technologi dan Tolerance (3T). Talent atau talenta yang dimaksud adalah skill atau kemampuan seseorang untuk menyalurkan imajinasinya menjadi suatu produk atau karya nyata.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Talenta didapatkan melalui pendidikan yang memadai, baik formal maupun informal. Teknologi terkait dengan kemampuan kota mempergunakan peralatan-peralatan yang memadai untuk mendukung skill menjadi sebuah produk menjadi karya nyata. Tolerance atau toleransi adalah penerimaan masyarakat akan sebuah karya-karya baru ataupun penerimaan akan suatu hal yang berbeda (tidak biasa).

Untuk T yang pertama, Cimahi telah memilikinya. Beberapa SMK yang ada di Cimahi telah memiliki jurusan animasi dan TV broadcasting sebagai bidang keahlian. Walaupun bidang ini masih terbilang baru, namun peminatnya lumayan banyak dan telah melahirkan alumnus-alumnus yang siap pakai atau siap latih.

T yang kedua atau Teknologi, telah dimiliki Cimahi melalui kemampuannya membuat laptop bermerek I-Getz. Pembuktian itu menunjukkan akan kemampuan Cimahi terhadap pengetahuan IT yang mumpuni dan Cimahi telah membangun jaringan IT skala nasional yang baik pula. Untuk menunjukkan keseriusan Cimahi akan pengembangan IT, dibangun Gedung C3 atau Cimahi Ciber City. Diharapkan ke depannya, kemampuan antara Cimahi Ciber City dan Cimahi Film City dapat bersinergi dan menghasilkan produk-produk atau karya-karya unggul.

T yang ketiga atau Toleransi, merupakan suatu hal yang tidak dapat diukur namun dapat dirasa dengan keberadaan karya-karya baru yang berasal dari Cimahi dan diterima oleh masyarakat. Untuk lebih jelasnya, Cimahi masih memerlukan beberapa penelitian lebih lanjut yang terkait dengan tingkat keterbukaan masyarakat Cimahi terhadap hal-hal baru, termasuk anak-anak muda pada khususnya.

Selain ketiga unsur yang telah dibahas di atas, Cimahi memiliki beberapa potensi lain yang dimiliki, yaitu city heritage. Cimahi yang memiliki beberapa gedung-gedung lama  peninggalan Belanda, dapat dimanfaatkan sebagai lokasi syuting untuk pembuatan film.

Namun, semua itu memerlukan kebijakan yang tepat agar tercapai keseimbangan ekologi (alam) dengan kebutuhan manusia. Film yang menjadi fokus Cimahi merupakan salah satu bidang yang ramah lingkungan, karena tidak meningkatkan polusi (limbah) dan menggunakan tingkat konsumsi energi yang rendah.

Kelebihan lain yang dimiliki oleh pengembangan industri film dan animasi adalah bergulirnya perekonomian kota. Ketika Cimahi telah menunjukkan aktivitasnya akan kegiatan perfilman dan animasi, beberapa sarana lain yang dibutuhkan akan bermunculan atau meningkat, seperti: rumah makan atau jasa katering, penginapan, rental kendaraan, hingga jasa penyedia genset.

Perlahan-lahan masyarakat Cimahi akan merasakan manfaat dari pengembangan industri film dan animasi. Dengan menekankan pada prinsip 3M, yaitu Mudah, Murah, Meriah diharapkan Pemkot Cimahi mampu memberikan hasil nyata bagi masyarakat Cimahi.




*)Penulis merupakan penggiat film indie yang tergabung dalam komunitas Sembilan Matahari.

Foto: Wakil Gubernur Jabar Dede Yusuf berdiskusi dengan siswa-siswi SMK animasi dan tv broadcasting saat Sarasehan Industri Kreatif di Cimahi Convention Hall beberapa waktu lalu (sembilan matahari).

Kabar-kabar komunitas di Bandung ada di Forumbandung
.



(lom/lom)


Berita Terkait