"Anak di bawah 12 tahun akan dipasok satu telur setiap hari. Maka itu akan diperlukan jutaan telur tiap hari. Ini akan membuat peternak telur dan industri pakan di Indonesia menggeliat," ujarnya di hadapan ribuan pengunjungnya saat deklarasi Dwitunggal Pemimpin Perubahan Rizal Ramli-Erros Djarot di Sabuga, Jalan Tamansari, Minggu (11/1/2009).
Mendengar hal ini, sontak ribuan pendukungnya meneriakan 'perubahan' berulang-ulang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya jika memilih penguasa yang ingin berkuasa lagi, akan membuat Indonesia tidak bangkit. "Jika memilih pemimpin yang 4 L maka akan 4 L lagi, lesu lagi-lesu lagi," selorohnya.
Sebelumnya dibacakan deklarasi Dwitunggal pemimpin perubahan yang dibacakan oleh Bob Randilawe, Panitia Nasional Deklarasi.
"Kami DPP PNBK bersama DPD di seluruh Indonesia dan sejumlah komponen masyarakat lain telah berkomitmen jika masalah kepemimjnan nasional sudah sangat mendesak untuk dikaji ulang dan dikoreksi secara mendasar," katanya.
Sudah saatnya, kata Bob, dibutuhkan pemimpin yang membawa perubahan. "Kami tetapkan kedua tokoh ini Rizal Ramli-Eros Djarot sebagai dwi tunggal pemimpin perubahan," katanya.
(ern/ern)











































