"Jadi bila dikatakan PKL itu tidak termasuk ke dalam sektor riil masa bisa menghasilkan uang sebesar itu?" kata Tia dalam diskusi di sekretariat Forum Diskusi Wartawan Bandung (FDWB) di Sabuga, Jumat (09/01/2009).
Tia mencontohkan Kota Solo yang bisa mendapatkan PAD sebesar 14 miliar dari PKL. Angka tersebut merupakan angka yang besar jika dibandingkan pemasukan dari perhotelan yang hanya Rp 4 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Langkah awal yang dapat dilakukan oleh Pemkot untuk mulai mengurai benang kusut atas permasalahan PKL adalah melakukan pemetaan yang jelas mulai dari data PKL, penempatan dan detil lainnya.
Menurutnya diperlukan proses paralel untuk penyelesaian seputar PKL ini. Namun setidaknya jika pemetaan sudah ada, untuk menentukan kebijakkan lain akan lebih mudah. "Dari pemetaan yang jelas itu baru bisa menentukan langkah selanjutnya" kata Tia.
Akatiga melalui penelitiannya ini mencoba membantu pemerintah untuk melihat latar belakang dari permasalahan PKL yang ada di Kota Bandung. "Kita hanya coba membantu pemerintah dengan memperlihatkan kenyataan yang ada, dan berharap pemerintah dapat membuat kebijakan yang tidak ngaco" kata Tia.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(tya/ema)











































