PSN Lebih Efektif Berantas DBD Daripada Fogging

PSN Lebih Efektif Berantas DBD Daripada Fogging

- detikNews
Jumat, 09 Jan 2009 13:28 WIB
PSN Lebih Efektif Berantas DBD Daripada Fogging
Bandung - Anggapan masyarakat kalau fogging atau pengasapan lebih efektif memberantas nyamuk demam berdarah (DBD) tidak benar adanya. Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dinilai cara yang paling efektif untuk memberantas nyamuk DBD sampai ke jentik-jentiknya.

Demikian disampaikan Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandung. Menurut Fety, fogging hanya memberantas nayamuk tapi tidak sampai ke jentik-jentiknya. Beda halnya dengan PSN yang memberantas sampai ke jentik-jentiknya sehingga lebih efektif.

"Sebenarnya PSN bisa diterapkan bahkan kita tidak perlu melakukan fogging" ujarnya dalam diskusi di sekretariat Forum Diskusi Wartawan Bandung (FDWB), Jumat (09/01/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fety mengatakan anggaran untuk fogging selama ini masih besar. Dari Rp 1 miliar untuk anggaran demam berdarah Rp 900 juta untuk fogging termasuk biaya untuk bahan kimianya. Untuk pemberian fogging sendiri Dinkes memberikan gratis kepada masyarakat.

Menurut dia, apabila PSN diterapkan justru anggaran akan diarahkan untuk melakukan sosialisasi dan penyuluhan PSN yang lebih murah dari fogging. Tahun 2009 ini pihaknya akan melihat perkembangan PSN di masyarakat sehingga fogging bisa dikurangi.

Sampai saat ini, ungkap Fety, Dinkes menerima 4 sampai 5 titik fogging setiap harinya seperti wilayah Sekejati, Cibuntu, Cigondeah atau Andir. Fety menyebtukan kecamatan yang endemik DBD yaitu Dago, Sekejati dan  Sukasari. Di Sukasari terdapat kawasan kumuh yang berpeluang untuk pertumbuhan jentik nyamuk.

Untuk program PSN ini Dinkes akan melakukan penyuluhan ke sekolah-sekolah dasar. Dengan begitu anak-anak bisa menunjukan ke orang tua sehingga terjadi interaksi yang baik antara orang tua dan anak-anak. "Sehingga orang tua mengerti dimulai dari anak-anak," ujarnya.




Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (ema/ema)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads