"Saya sudah minta Babinkantibmas untuk mengumpulkan warga dengan pengusaha minyak supaya tidak ada salah persepsi," kata Kapolsek Cimahi Utara AKP Basman Saleh, kepada detikbandung, Jumat (9/1/2009).
sebelumnya, tambah Kapolsek, pihaknya sudah mendorong pihak Kelurahan untuk mempertemukan warga dengan para pihak yang memiliki usaha minyak. Para pengusaha ini, lanjutnya, adalah setiap orang ataupun perusahaan yang keterkaitan dengan kegiatan usaha minyak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai saat ini 6 sumur milik warga diketahui tercemar cairan mirip minyak tanah, lebih dari 10 KK di lokasi temuan tersebut kesulitan air bersih. Basman mengatakan kemungkinan jumlah tersebut akan bertambah.
"Kemungkinan bertambah, karena kita belum menerima laporan warga lainnya, dan air bersih belum juga diturunkan untuk membantu warga," kata Basman.
Adanya cairan mirip minah di 6 sumur warga sudah diketahui sejak Senin (5/1/2009) kemarin. Dari cairan yang berwarna layaknya teh pekat tersebut tercium bau minyak tanah. Bukan itu saja, cairan tersebut juga mudah terbakar dan warga memanfaatkannya untuk memasak.
Sampai saat ini pihak kepolisian belum menerima hasil laboratorium dari cairan yang ditemukan di sumur-sumur warga sekitar. "Kita masih tunggu hasil penelitian," kata Kapolsek.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung
(ahy/ahy)











































