Manajer Antaran Mail Processing Center PT Pos Indonesia Toto Ibrahim mengatakan, salah satu penyebab tergerusnya pengguna bis surat adalah layanan pesan singkat dari ponsel atau SMS.
"Kehadiran teknologi seperti SMS membuat produksi bis surat menurun drastis. Contohnya, kalau dulu orang suka mengirim kuis melalui surat, sekarang kuis sudah bisa dikirim melalui SMS." Akibatnya, PT Pos Indonesia terpaksa menyabut sejumlah bis surat yang umumnya dipasang di pinggir jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun di tengah pesatnya kemajuan teknologi, Toto yakin keberadaan bis surat masih akan bertahan. "Menurut saya untuk jangka waktu ke depan, keberadaan bis surat tetap akan ada tapi produksinya berkurang untuk keperluan individu, nampaknya bis surat mengalami penurunan, namun untuk kebutuhan perusahaan bis surat masih akan tetap digunakan, karena tidak semua urusan perusahaan bisa dikirim melalui pengiriman elektronik."
Sementara itu, Mandor Delivery Center Kantor Pos cabang Kosambi Asep menjelaskan, penurunan produksi bis surat mulai terasa dari tahun 2004. "Terkadang dalam satu hari, sebuah bis surat tidak ada isinya sama sekali," jelasnya.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(lom/lom)










































