"Paling kecil Rp 10 ribu sampai Rp 100 ribu. Bisa dilipatgandakan jadi Rp 1 juta. Kan namanya juga uang ghaib, jadi enggak terlihat," ujar Aan kepada wartawan di Mapolresta Bandung Barat, Jalan Sukajadi, Rabu (7/1/2009).
Menurutnya kepada para korbannya, dia mengaku bisa melipatgandakan uang dengan menarik uang ghaib. Uang yang diberikan kepada dirinya dia simpan di tempat penyimpanan kerupuk. Selain menyerahkan uang, korban juga harus bawa kembang tujuh rupa dan minyak cap duyung.
Pada saat korban menagih, Aan seringkali menghindar. "Saya bilang tunggu dulu," katanya. Ketika ditanya uang para korban dipakai apa, Aan hanya menjawab untuk bisnis. Namun dia tidak mengatakan bisnis apa yang dia geluti. Selama ini Aan dikenal sebagai dukun pengobatan.
Aksi Aan terbongkar saat salah satu korbannya, Acep Taryana, telah menyerahkan uang Rp 25 juta untuk digandakan menjadi Rp 300 juta. Namun karena tidak terbukti, akhirnya Aan dilaporkan ke polisi.
(ern/ern)











































