'Calo Suara' Gerilya Dekati Caleg

'Calo Suara' Gerilya Dekati Caleg

- detikNews
Rabu, 07 Jan 2009 11:43 WIB
Calo Suara Gerilya Dekati Caleg
Bandung - Waktu yang tersisa sekitar tiga bulan menjelang pemilihan legislatif pada April 2009, digunakan oleh sekelompok orang untuk mendekati para calon legislatif (caleg). Layaknya seorang calo, mereka menjanjikan bisa mendulang suara yang banyak bagi para caleg.

"Saya memang sudah sering dengar praktik mereka ini. Kebetulan juga pernah saya alami dua kali," ujar Caleg dari PDIP untuk DPR RI Dapil Bandung-Cimahi, Setia Permana, kepada detikbandung, Rabu (7/1/2009).

Menurut Setia, para makelar suara ini menelepon dirinya. "Mereka bilang kalau dari organisasi X dan punya massa sekian. Mereka bilang bisa mendukung saya. Tapi saya buru-buru bilang kalau mereka mau silahkan saja, asalkan hanya menjadi relawan. Saya bilang saya enggak punya uang dan tidak mau pakai cara itu," tutur Setia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Orang yang menelepon dirinya tersebut, kata Setia, mengaku dari organisasi yang berlainan. "Saya tidak tahu berapa harga yang mereka tawarkan untuk satu suara, karena sudah saya cut. Mereka juga mungkin berpikir orang ini enggak bisa, makanya enggak banyak menjelaskannya," ujarnya saat ditanya berapa harga yang mereka tawarkan untuk satu suara.

Selain memang tidak memiliki uang banyak, Setia mengaku menolak karena tawaran tersebut tidak masuk akal. "Mana ada yang bisa menjamin kalau suara seseorang bisa dikendalikan. Bahkan kader yang dibina sekali pun, tak menjamin dia memilih kita," cetusnya.

Terlebih, kata Setia, dirinya sejak awal memang tak berniat untuk melakukan politik uang. "Saya jadi caleg diminta. Tidak ada ambisi untuk terpilih. Yang penting saya sudah berjalan sesuai aturan. Hasilnya terserah nanti. Saya ingin mempraktikan politik cita-cita, karena cita-cita saya ingin membawa perubahan," ujar mantan Ketua KPU Jabar ini.
(ern/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads