Massa FPR ini menggelar aksinya di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Selasa (6/1/2009). Dengan membawa poster yang di antaranya bertuliskan, "Israel Musuh Perdamaian Dunia" dan "Freedom Palestina", mereka secara tegas mengecam tindakan Israel yang sudah memakan ratusan korban tewas.
Humas FPR Vidi Perdana menyatakan konflik perebutan wilayah ini memberikan peluang bagi keuntungan imprealisme dunia untuk melanggengkan keberadaannya. Itu pun mengingat bahwa Palestina merupakan bangsa yang berada di kawasan jalur perdagangan antara Eropa dan negara-negara di Timur Tengah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
sebab mengapa Amerika Serikat yang mengaku polisi dunia, tidak berbuat apa-apa atas aksi dilakukan Israel," jelasnya.
Maka dari itu, kata dia, FPR menyatakan tolak agresi militer Israel ke Palestina dan kucilkan Israel serta imprealisme Amerika Serikat dari dunia Internasional.
"Kami juga menyerukan kepada rakyat yang tertindas di seluruh dunia, untuk mendukung upaya kemerdekaan bangsa Palestina," pungkasnya.
Walaupun aksi berjalan damai, sekitar 30 aparat kepolisian tetap disiagakan mengawal aksi massa FPR.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(bbp/ahy)











































