Kurang Stok Darah, RS Diminta Tunda Operasi

Kurang Stok Darah, RS Diminta Tunda Operasi

- detikNews
Rabu, 31 Des 2008 13:43 WIB
Kurang Stok Darah, RS Diminta Tunda Operasi
Bandung - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung mengalami kesulitan untuk memenuhi pasokan darah selama libur panjang tahun ini. Untuk mengantisipasi itu, PMI jauh-jauh hari mengimbau kepada rumah sakit-rumah sakit untuk melakukan penundaan operasi.

"Untuk mengatasi pasokan labu darah yang terbatas, kita sudah imbau pada pihak rumah sakit untuk menunda pelaksanaan operasi," kata Kepala Unit Transfusi Darah PMI Kota Bandung, Chairul Amri, kepada detikbandung, Rabu (31/12/2008).

Keterbatasan stock labu darah sendiri, tambahnya, dikarenakan libur panjang yang membuat orang-orang yang ingin melakukan pendonoran darah lebih memilih berlibur. "Jelas ini masuk pada hambatan kita untuk memenuhi stock labu darah," kata Chairul.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain mengimbau pihak rumah sakit-rumah sakit di Bandung untuk menunda operasi, PMI Kota Bandung juga meminta donor dari keluarga pasien yang mengambil stock darah dari PMI dalam memenuhi kebutuhan darah setiap harinya.

"Kita mintai juga darah dari keluarga pasien yang mengambil darah dari PMI, karena kalau tidak demikian kita akan kesulitan memenuhi kebutuhan darah," ujar Chairul.

"Jadi, kalau ada 200 pasien yang mengambil darah dari PMI berarti ada 200 kantung darah yang terpenuhi," sambungnya.

Labu darah yang dibutuhkan oleh PMI sendiri dalam setiap hari sebanyak 300-400 labu darah. Dari jumlah tersebut RS Hasan Sadikin adalah pengguna paling besar dari rumah sakit-rumah sakit lainnya di kota Bandung, yaitu sekitar 200-250 labu darah per harinya.

"Ini karena di Bandung khususnya RSHS adalah rumah sakit rujukan yang dipenuhi oleh pasien-pasien luar kota, masa iya kalau pasiennya dari Garut dia harus bawa darah dari daerahnya," jelas Chairul.

Β 

Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.


(ahy/ern)


Berita Terkait