"Jangan ada konvoi, ugal-ugalan, kebut-kebutan di jalan, bila melanggar polisi tidak segan-segan mengenakan tilang," ujar Herukoco saat ditemui di Mapolwiltabes Bandung, JL Merdeka, Rabu (31/12/2008).
Kasat lantas menambahkan, pihaknya akan menerjunkan sebanyak 600 personil lantas untuk mengatur lalin di wilayah hukum Polwiltabes Bandung. "Sedangkan Polda Jabar akan menerjunkan kurang lebih 750 personil lantasnya untuk membantu pengamanan Lalin di Bandung," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kebut-kebutan, tidak menggunakan helm, konvoi kendaraan bermotor lebih dari 3 orang, membawa muatan dengan bak terbuka itu yang akan jadi perhatian polisi," tegasnya.
Tindakan tilang, tambahnya, adalah untuk kendaran yang berseliweran di kota bandung. Sedangkan kendaraan dari arah kabupaten dan masuk menuju kota yang ketahuan melakukan konvoi serta tidak mematuhi peraturan lalin, kita minta untuk balik kanan," ujar Heru.
Sementara itu Herukoco mengimbau kepada elemen masyarakat Kota Bandung untuk tidak berkerumun di Jembatan Paspati pada malam menjelang pergantian tahun. Karena menurutnya hal tersebut akan menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan dan berbahaya bagi pengguna kendaraan lainnya.
Untuk itu pihaknya akan menyiagakan aparat kepolisian di sekitar Jembatan Paspati. "Kita sudah ploating titik-titik di fly over," katanya.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (ahy/ern)











































