2008, Unjuk Rasa dan Lakalantas di Bandung Meningkat

2008, Unjuk Rasa dan Lakalantas di Bandung Meningkat

Baban Gandapurnama - detikNews
Rabu, 31 Des 2008 09:37 WIB
2008, Unjuk Rasa dan Lakalantas di Bandung Meningkat
Bandung - Kapolwiltabes Bandung Kombes Pol I Ketut Untung Yoga Ana mengatakan, sepanjang 2008 tidak hanya kasus kejahatan saja yang meningkat di Bandung. Jumlah aksi unjuk rasa dan kecelakaan lalu lintas (lakalantas) pun mengalami hal serupa. Sebanyak 266 aksi unjuk rasa mewarnai Kota Bandung di tahun 2008.

"Tren unjuk rasa di Kota Bandung pada 2008 meningkat dibandingkan 2007. Di 2008 ada 266 kali unjuk rasa. Sementara 2007 sebanyak 182 kali," jelasnya di Mapolwiltabes Bandung, Rabu (31/12/2008).

Dari catatan Polwiltabes Bandung, jumlah unjuk rasa tersebut dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat. Yang paling sering melakukan unjuk rasa ialah kalangan mahasiswa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yoga memaparkan, rincian jumlah tersebut terdiri dari aksi unjuk rasa oleh mahasiswa 79 kali, karyawan atau buruh 65 kali, ormas 64 kali. Lalu, masyarakat biasa 48 kali, sopir angkutan umum 3 kali, partai politik 6 kali dan pedagang 1 kali.

Sementara itu, masih kata Yoga, jumlah kecelakaan lakalantas di Kota Bandung naik sekitar 20,71 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2007 terjadi 840 kasus, di 2008 terdata 1.014 kasus.

"Jumlah korban meninggal yang terjadi 2008 mencapai 90 orang. Sedangkan 2007 sebanyak 89 orang," ujar Yoga.

Di tempat yang sama, Kasatlantas Polwiltabes Bandung AKBP Herukoco menyatakan, jumlah lakalantas sepeda motor merupakan penyumbang angka terbanyak. "Dari 90 orang yang meninggal karena lakalantas, 75 persen ialah pengguna sepeda motor," ungkapnya.


Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (bbp/ahy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads