Sembari mengangkut barang ke gerobak dorong, tukang rongsokan bernama Jajang (43), terlihat keluar masuk ke rumah tampat Nopriadi ditemukan tewas. Satu demi satu barang milik Nopriadi dipindahkan ke gerobaknya. Alhasil, gerobak itu penuh menggunung.
"Ini ada dua kasur. Selain itu ada meja, rak, sprei, bantal dan karpet yang masing-masing satu buah," jelasnya Jajang kepada wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walau barang memenuhi gerobaknya, Jajang enggan untuk memiliki serta menjualnya kepada orang lain. "Takut ada apa-apa nantinya," ucapnya dengan mimik muka serius.
Boleh jadi, Jajang bisa tersenyum lebar hari ini karena mendapat job lebih. Saat ditanya mendapat upah berapa untuk kerjaan ini, Jajang menjawab singkat, "Lumayanlah."
Tak lama kemudian, Jajang berlalu melaju dari lokasi dengan mendorong gerobaknya.
Siang tadi Polres Bandung Timur menggelar rekonstruksi pembunuhan terhadap Nopriadi yang ditemukan tewas, Rabu (24/12/2008), di Komplek Bumi Panyileukan Blok E4 No 6 RT 1 RW 4 Kelurahan Cipadung Kidul Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung.
Dalam rekonstruksi tersebut, pelaku pembunuhan Welinton M Aritonang memperagakan sedikitnya 56 adegan terkait pembunuhan. Diketahui korban tewas dengan luka-luka yang mengenaskan di bagian-bagian tubuhnya akibat hantaman senjata tajam pelaku, diantaranya di leher depan, kepala bagian belakang, dan juga tangan kiri yang nyaris putus.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (bbp/ahy)











































