Ratusan warga yang telah menanti proses rekonstruksi pembunuhan terhadap Nopriadi (21) dari pagi, sontak meneriaki pelaku yang datang dengan kawalan ketat kepolisian. Namun Weli menjawab teriakan dengan raut tenang sambil berjalan menuju rumah korban pembunuhan.
Kasat Reskrim Bandung Timur AKP Djamudin Pasaribu yang berada di lokasi berulang kali mengingatkan kepada warga untuk bersikap tenang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal sebelumnya, melalui pengeras suara Djamudin sempat mengatakan jika warga tidak tertib dalam menyaksikan proses rekonstruksi, pihaknya akan membatalkan rencana rekonstruksi.
"Kalau warga sulit diatur maka rekonstruksi tidak akan dilaksanakan," ujarnya.
Berdasarkan pantauan detikbandung, terlihat sekitar empat orang perwakilan pihak keluarga Nopriadi. Sebelum rekonstruksi dimulai, polisi berunding dengan keempat orang tersebut. Ketika detikbandung mencoba menghampiri laki-laki setengah baya yang turut dalam rombongan keempat perwakilan keluarga, menolak memberikan informasi.
"Nanti saja," ujar laki-laki tersebut singkat.
Sementara itu, warga hanya bisa menyaksikan proses rekonstruksi dari luar. Warga diberi jarak 2 meter dari pagar rumah korban dan dijaga lima polisi di tiap sudut antara rumah korban dan warga yang menyaksikan rekonstruksi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun detikbandung, rencananya pelaku pembunuhan Welington akan memperagakan 58 adegan terkait pembunuhan Nopriadi yang terjadi minggu lalu, Rabu 24/12/2008).
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (ahy/ern)










































