Hal tersebut diungkapkan Dirut PDAM Kota Bandung Jaja Sutardja, saat ditemui di lokasi perbaikan pecahnya pipa, Jumat (26/12/2008).
"Akibat pecahnya pipa yang menyebabkan amblasnya tanah, kita memperkirakan kerugian yang diderita mencapai Rp 150 juta per harinya," kata Jaja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain pipa yang sudah ada sejak tahun 1956 faktor lainnya karena berada di perempatan yang dilalui banyak kendaraan sehingga ada tekanan yang lebih berat pada pipa," ujar Jaja.
Adapun Jaja meminta masyarakat bersabar dengan adanya kerusakan pipa yang saat ini sedang dalam proses perbaikan pihak PDAM. Ia meminta kepada masyarakat yang terhambat dalam menerima air bersih untuk segera menghubungi pihak PDAM Kota Bandung.
"Kita akan koordinasikan untuk pengiriman tangki air yang berisi 6 ribu liter air, sehingga bisa digunaka oleh warga yang membutuhkan," jelas Jaja.
Saat ini proses perbaikan sarana di sekitar lokasi pecahnya instalsi pipa PDAM masih dikerjakan secara manual. Rencananya siang ini akan tiba sebuah stamper yang akan digunakan untuk pemadatan jalan di sekitar tempat kejadian.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (ahy/ahy)










































