Hal ini dituturkan salah seorang rekan Nopriadi yang merupakan tetangganya, TR (23). "Dia tinggal bareng orangtua dan kakaknya. Tapi sudah beberapa hari ini orangtuanya sedang berada di Palembang dan kakaknya Ririn sedang di Jakarta, tunggu suaminya yang sedang sakit," tuturnya kepada detikbandung di lokasi kejadian, Rabu (24/12/2008).
Meski mengaku kenal baik, namun menurut TR, Nopriadi jarang ke luar rumah. "Yah hanya sesekali mengobrol dengan saya. Sering sih saya melihat beberapa teman cowoknya menginap di rumahnya," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penuturan Welinton ini disampaikan kepada warga yang sempat menginterogasinya, sebelum polisi datang. "Dia ngaku bunuh korban pukul 07.00 WIB. Katanya dia datang ke rumah korban tadi malam pukul 00.00 WIB," ujar salah seorang warga Sufyan (47) di lokasi kejadian.
Welinton mengaku dirinya membunuh korban karena cemburu. Kepada warga dia mengatakan kalau dirinya gay.
Saat rumah didobrak, warga menemukan kepala Welinton bersimbah darah di bagian kepala. Sementara korban ditemukan tewas luka bacok di sebuah kamar di lantai dua. Tubuh korban berlumuran darah, terutama di bagian kepala dan dagu.
(ern/ern)











































