Korban Adalah Mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata di Bandung

Pelaku Pembunuhan Mengaku Gay

Korban Adalah Mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata di Bandung

Baban Gandapurnama - detikNews
Rabu, 24 Des 2008 10:55 WIB
Korban Adalah Mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata di Bandung
Bandung - Nopriadi (24), korban pembunuhan oleh temannya Welinton M Aritonang (21) yang mengaku gay, merupakan mahasiswa dari salah satu sekolah tinggi pariwisata terkenal di Bandung. Dia tinggal di rumahnya bersama orangtua dan kakaknya. Namun pada saat kejadian, orangtua korban sedang berada di Palembang dan kakaknya berada di Jakarta.

Hal ini dituturkan salah seorang rekan Nopriadi yang merupakan tetangganya, TR (23). "Dia tinggal bareng orangtua dan kakaknya. Tapi sudah beberapa hari ini orangtuanya sedang berada di Palembang dan kakaknya Ririn sedang di Jakarta, tunggu suaminya yang sedang sakit," tuturnya kepada detikbandung di lokasi kejadian, Rabu (24/12/2008).

Meski mengaku kenal baik, namun menurut TR, Nopriadi jarang ke luar rumah. "Yah hanya sesekali mengobrol dengan saya. Sering sih saya melihat beberapa teman cowoknya menginap di rumahnya," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Welinton M Aritonang (21), pelaku yang diduga membantai Nopriadi (24) di rumah milik orangtua korban, di Blok E4 No 6 RT 1 RW 4 Kelurahan Cipadung Kidul Kecamatan Panyileukan, mengaku membantai korban dengan menggunakan golok pada pukul 07.00 WIB, Rabu (24/12/2008). Dia mengaku datang ke rumah korban sekitar pukul 00.00 WIB, setelah ditelepon korban.

Penuturan Welinton ini disampaikan kepada warga yang sempat menginterogasinya, sebelum polisi datang. "Dia ngaku bunuh korban pukul 07.00 WIB. Katanya dia datang ke rumah korban tadi malam pukul 00.00 WIB," ujar salah seorang warga Sufyan (47) di lokasi kejadian.

Welinton mengaku dirinya membunuh korban karena cemburu. Kepada warga dia mengatakan kalau dirinya gay.

Saat rumah didobrak, warga menemukan kepala Welinton bersimbah darah di bagian kepala. Sementara korban ditemukan tewas luka bacok di sebuah kamar di lantai dua. Tubuh korban berlumuran darah, terutama di bagian kepala dan dagu.
(ern/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads