"Kita pergi bukan berarti melepaskan tugas kita, kita tetap akan usahakan aspirasi mereka, tapi semua ada mekanismenya," kata Sekretaris Komisi C, Muchsin Alfikri, saat dihubungi detikbandung, Kamis (18/12/2008). Saat dihubungi Muchsin dalam perjalanan.
Sehari sebelumnya, Rabu (17/12/2008), 22 orang perwakilan pengusaha dan sopir angkot Bandung di Bandung mendatangi DPRD Kota Bandung untuk meminta kejelasan pemerintah kota terkait rencana beroperasinya Trans Metro Bandung (TMB) yang akan beroperasi Senin depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi tuntutan perwakilan angkot tersebut, Muchsin mengatakan bahwa tuntutan tersebut merupakan hak setiap masyarakat. "Kita tidak bisa diultimatum begitu saja, semuanya ada mekanisme, tidak bisa ditekan-tekan seperti itu," kata Muchsin tegas.
Dirinya menyatakan walaupun demikian pihaknya tetap akan mengupayakan keluhan para pengusaha dan sopir angkot di Bandung yang merasa terancam lahan penghasilannya dengan adanya TMB.
"Dengan adanya TMB bukan berarti penambahan, sama-sama saja. 10 Damri ditarik dan dioperasikanlah TMB, jadi ini perlu diluruskan. Namun kita tetap upayakan aspirasi mereka," jawabnya.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (ahy/ern)










































