Kesan ini disampaikan Sudjana Sapi'ie, mantan koordinator rektorium yang menggantikan Iskandar sebagai rektor ITB tahun 1978.
"Iskandar adalah orang yang meimiliki ide dan gagasan yang brilian, yang tidak pernah dipikirkan orang-orang di zamannya. Contohnya pembuatan satelit," tutur Sudjana.
"Dia juga orang yang tegar ketika menghadapi pendudukan tentara di ITB dengan mengatakan bahwa, ITB milik masyarakat bukan pemerintah. Sehingga pemerintah tidak boleh sewenang-wenang terhadap ITB," lanjutnya.
Beberapa tokoh akademisi hadir di Aula Barat ITB, tempat jenzah disemayamkan. Di antaranya Rektor Unpad Ganjar Kurnia, serta para wakil rektor ITB, para dekan serta dosen. Sementara itu Ketua IKA ITB Hatta Radjasa tidak bisa hadir dan menitipkan pesan,"Pak Is mengilhami alumni ITB untuk bisa mandiri dalam dunia teknologi."
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(lom/lom)











































