Ingin Hapus Imej Pasar 'Maling'

Pasar Loak Cihapit

Ingin Hapus Imej Pasar 'Maling'

- detikNews
Rabu, 17 Des 2008 11:05 WIB
Ingin Hapus Imej Pasar Maling
Bandung - Konon, dulu pasar loak Cihapit terkenal sebagai pasar loak 'maling'. Julukan itu terlontar karena banyak barang-barang yang dijual di pasar tersebut adalah barang hasil curian khususnya untuk audio tape mobil. Untuk menghilangkan citra tersebut para pedagang pun, sekarang lebih hati-hati dalam menerima barang. Bahkan, kini hampir 90 persen barang mereka adalah barang baru.

Sesepuh para pedagang di pasar loak Cihapit, Agus Kolin (55) mengatakan barang-barag bekas itu tidak dijamin kelegalannya. Para penjual kini lebih hati-hati dalam dalam menerima barang-barang yang dijual.

"Kalau mau jual harus pakai KTP, kami lebih hati-hati. Kalau barang curian bagaimana?" ungkapnya. Hal itu dilakukan oleh para pedagang setelah sebelumnya mendapat penyuluhan dari pemerintah, sehingga kini para pedagang pun tidak mau membeli barang sembarangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami ingin hapuskan image kalau ini adalah pasar maling," tuturnya. Para pedagang mendapatkan audio mobil ini dari distributor Bandung dan Jakarta, bahkan bisa saja membeli ke toko-toko. Sehingga bisa dibilang, meskipun disebut pasar loak Cihapit, tapi pasar ini tidak lagi pasar loak.

Kalau dulu, ungkap Agus, barang-barang di sini 70 persen bekas dan 30 persen baru, kini 90 persen baru dan 10 persen bekas. "Kami ingin hapus image pasar ini sebagai pasar barang curian di masyarakat," ungkap Agus.

Untuk satu set audio mobil baru harganya sekitar Rp 3 juta. Sedangkan yang bekas bisa setengahnya. Para pedagang pun akan membantu pembeli untuk memasangkan audio di mobilnya. "Barangnya juga bergaransi," tandas Agus.




Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(ema/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads