Dedi Hasan, Ketua Umum HIPOBSI, mengatakan para pengusaha telah sepakat tidak menurunkan tarif, karena tidak sebanding dengan ongkos operasional perusahaan.
"Kami para pengusaha bis sudah sepakat untuk tidak menurunkan tarif dan kami pun sudah menyampaikan pada pengurus Organda Pusat di Jakarta."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia meoncontohkan, misalnya harga satu set karet master kopling awalnya seharga Rp 300 ribu, saat ini naik menjadi Rp 700 ribu atau satu unit blok mesin melonjak menjadi Rp 20 juta, padahal tadinya hanya Rp 8,5 juta.
"Terlalu berat buat kami menurunkan tarif saat ini," ujarnya saat ditemui di kantornya, Jl Padasuka No 29, Senin (15/12/2008).
Dedi mengatakan, penurunan tarif penumpang baru bisa dilakukan jika pemerintah mau menurunkan tarif solar menjadi Rp 4000. Dengan begitu, kata Dedi, pengusaha bisa menurunkan tarif sebesar 20% dari tarif yang saat ini berlaku.
"Tapi importir suku cadang juga harus menurunkan harga jual suku cadangnya," kata pengusaha bus Sari Harum ini.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (ern/ern)











































