Satu Unit PC Capai Rp 15 Juta

RAPBD Kota Bandung Defisit Rp 740 M

Satu Unit PC Capai Rp 15 Juta

- detikNews
Kamis, 11 Des 2008 12:21 WIB
Satu Unit PC Capai Rp 15 Juta
Bandung - Pembelian barang dan jasa pegawai bukan hanya frekuensinya yang dipersoalkan, namun harga barang yang dialokasikan pun lebih tinggi dibandingkan harga di pasaran. Bayangkan saja, untuk pembelian personal computer (PC) per unit bisa mencapai Rp 15 juta.

Hal itu dikemukakan oleh Anggota Panitia Anggaran (Pangar) DPRD Kota Bandung Endrizal Nazar kepada detikbandung, Kamis (11/12/2008). "Bukan saja karena setiap tahun dianggarkan untuk setiap proyek, tetapi juga harganya yang cukup mahal. Harga satu unit PC saja diajukan Rp 15 juta dan notebook mencapai Rp 25 juta. Padahal di pasaran PC yang Rp 5 juta saja ada," katanya.

Lagipula, kata dia, apakah benar anggaran itu dibelanjakan sesuai dengan alokasi anggaran pun tidak jelas. "PC jenis apa sih yang harganya Rp 15 juta. Mungkin untuk programer butuh PC seperti itu, tapi keperluan SKPD kan engga butuh PC yang canggih sekali. Nah, pos-pos belanja seperti ini yang bisa ditekan. Toh, PC ataupun notebook yang tahun lalu pun pasti masih bagus. Kenapa engga pakai yang lama saja," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anggaran untuk pos belanja barang dan jasa mencapai Rp 400 miliar. Menurutnya jika saja pos anggaran ini bisa dipotong hingga 30 persen, maka defisit anggaran pun bisa ditekan.

Defisit RAPBD Kota Bandung pada 2009 diperkirakan mencapai Rp 740 miliar. Hal ini jika anggaran pendidikan 20 persen di luar gaji guru benar-benar dilaksanakan.

Sementara itu, saat ini anggaran pendidikan hanya dialokasikan Rp 125 miliar. Padahal jika mencapai 20 persen mencapai Rp 460 miliar. Artinya anggaran pendidikan masih kurang Rp 335 miliar. "Dengan anggaran pendidikan hanya Rp 125 miliar pun, RAPBD masih defisit sebesar Rp 418 miliar," kata Endrizal.

 



Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung
(ern/ern)


Berita Terkait