Eva Tinggalkan Utang

Siswi SMK Gantung Diri

Eva Tinggalkan Utang

- detikNews
Rabu, 10 Des 2008 14:20 WIB
Eva Tinggalkan Utang
Bandung - Walaupun meninggalkan tunggakan SPP selama satu bulan serta utang kepada tetangganya, Dedeng Suryana (48), ayah kandung Eva Septiani (17), siswi SMK Dharma Bhakti, yang diduga tewas gantung diri tadi pagi, mengaku tidak ada permasalahan ekonomi selama Eva hidup.

"Dia pulang ke Ciwidey seminggu sekali, tiap pulang saya kasih Rp 80-100 ribu," kata Dedeng, saat ditemui di Mapolsekta Bandung Kulon, Bandung, Rabu (10/12/2008).

Dari keterangan yang pihak kepolisian himpun, diketahui Eva selain pernah menunggak SPP sewaktu bersekolah, juga memiliki utang dengan tetangganya sebesar Rp 135 ribu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari tetangganya disampaikan Eva sempat membayar kemarin sore, itu juga belum lunas semua, baru Rp 20 ribu," kata Kateam II Reskrim Polsek Bandung Kulon Aiptu Sukma.

Surat tunggakan SPP bulan September 2008 yang disampaikan pihak sekolah kepada Eva tertulis kewajiban yang harus diselesaikan Eva sebesar Rp 470 ribu dipotong bantuan sekolah Rp 390 ribu, sisa tunggakan sebesar Rp 80 ribu.

Selain tunggakan sekolah, keterangan yang dihimpun polisi dari pemilik kos, Azariah, Eva pun menunggak biaya sewa kos selama dua bulan dengan tiap bulannya sebesar Rp 200 ribu.

"Biaya kos selalu saya kasih tiap bulannya, kalau SPP wajar nunggak. Tapi saya selalu bilang kalau nggak bisa bayar bulan itu," kata Dedeng.

Eva diketahui tewas dengan leher tergantung dengan seutas tambang pramuka di plafon kamarnya sekitar pukul 6.00 WIB dengan. Saat ditemukan, Eva mengenakan seragam SMK lengkap.

Sampai berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari polisi mengenai motif kematian siswi SMK Kimia Dharma Bhakti ini.

Eva ditemukan tergantung di kamar kosannya oleh ibu kos pada Rabu pagi, pukul 06.00 WIB. Saat ditemukan, Eva mengenakan seragam sekolahnya dengan tambang pramuka yang melilit di lehernya. Pihak keluarga menolak untuk diotopsi. Jenazah Eva saat ini masih berada di kamar jenazah RSHS.



Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (ahy/afz)


Berita Terkait