"Mari kita berdoa bersama-sama. Kita juga siapkan pawang hujan agar pada hari pelaksanaan tidak terjadi hujan," ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung M Askary dalam jumpa pers persiapan FFI 2008 di Kantor Disbudpar Kota Bandung, Jalan Ahmad Yani, Selasa (9/12/2008).
Konsep FFI kali ini adalah street festival. Panggung utama akan memanfaatkan badan Jalan Diponegoro, tepat di depan Gedung Sate. Red carpet juga akan digelar. Saat ini para pekerja tengah sibuk membangun doom dan panggung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tanggal 11 Desember juga akan digelar Gelanggang Film Anak Muda (GFAM) di Blizmegaplex. Bukan hanya memutar film animasi dan indie, GFAM juga menggelar workshop pembuatan film indie.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, FFI di Bandung kali ini tidak akan ada arak-arakan artis pendukung FFI. "Karena saudara kita di Dayeuh Kolot sedang terkena musibah banjir, maka arak-arakan kita ganti dengan bakti sosial ke korban banjir. Tak hanya berikan bantuan, para artis juga akan makan siang dengan para korban banjir," kata Askary.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (afz/ern)











































