DetikNews
Selasa 09 Desember 2008, 17:16 WIB

Digelar Di Bandung

FFI 2008 Tak Punya \'Taste\' Bandung

- detikNews
FFI 2008 Tak Punya \Taste\ Bandung
Bandung - Walaupun diselenggarakan di Bandung, namun Panitia Festival Film Indonesia (FFI) 2008 menolak memasukan muatan lokal dalam gelaran lambang supremasi perfilman Indonesia itu. Padahal alasan diselenggarakannya FFI di daerah karena untuk menampilkan nuansa kedaerahan dalam FFI.

Demikian dikatakan oleh Ketua Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) Jabar Eka Gandra Wk saat jumpa pers persiapan FFI 2008 di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Jalan Ahmad Yani, Selasa (9\/12\/2008).

Menurut Eka, diselenggarakannya FFI di daerah untuk manampilkan nuansa kedaerahan. Hal itu untuk menunjukan bahwa FFI bukan milik Jakarta saja.

"Saya ingat bahwa dulu jaman tahun 80-an kenapa FFI diselenggarakan di daerah untuk manampilkan nuansa kedaerahan. Itu untuk menunjukan bahwa FFI bukan milik Jakarta saja. Namun FFI di Bandung malah tidak tampak nuansa lokalnya," kata Eka.

Tak hanya itu, Eka juga merasa tersinggung dengan sikap panitia pusat FFI 2008 yang tidak mengakomodir muatan lokal yang ditawarkan oleh panitia lokal.

"Sebagai orang yang punya idealisme kesenian, saya tersinggung. Saya sudah mengusulkan beberapa ide namun panitia pusat tidak berkenan. Seperti gambar toong, gambar polosan, wayang beber, saya rasa relevan dengan dunia film. Ini sudah kita siapakan dan dulu pernah dipakai dalam FFI tahun 1984 di Yogyakarta dan tahun 1985 di Bandung. Bandung itu punya sesuatu," papar Eka berapi-api.

Dengan kondisi seperti itu, menurut Eka, Bandung bukan menjadi tuan rumah. Bandung hanya menjadi penjaga pintu untuk gelaran FFI 2008.

"Kita hanya jadi portir, hanya jadi penjaga pintu saja. mangga hajat, beres, wios abdi nu beberes (silahkan hajat, beres hajat saya yang bebersih - red). Kita tidak diberikan ruang sama sekali. Padahal tadinya saya berharap Bandung bisa mewarnai FFI," kata Eka yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Acara dalam panitia lokal FFI 2008.

Malam puncak penyerahan piala citra FFI 2008 akan digelar pada tanggal 12 Desember 2008 pukul 21.30-24.00 WIB di Jalan Diponegoro, tepatnya di depan Gedung Sate.

Ada 50 film panjang, 31 film dokumenter dan 33 film pendek yang akan berebut piala citra, lambang supremasi film Indonesia. Beberapa artis papan atas bertarung untuk mendapatkan pengakuan sebagai aktor dan aktris terbaik.

Nicholas Saputra, Aming, Vino G Bastian, Donny Alamsyah serta Yama Carlos yang masuk dalam nominasi pemeran utama pria. Sementara itu, pada nominasi pemeran utama wanita pendatang baru mendominasi nominasi. Mereka adalah Ayu Laksmi, Fahrani, Pevita Pearce, Janny Chang dan Laudya Cheryl. Sedangkan film May dinomikasikan untuk 11 kategori.

Rencananya Wakil Gubernur Jabar Dede Yusuf masuk dalam daftar pembaca nominasi pria bersama artis-artis muda lainnya, seperti Nino Fernandez dan Fauzi Baadilah.   




Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.



(ern/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed