Kasbi Terus Tuntut SKB Empat Menteri Dicabut

Kasbi Terus Tuntut SKB Empat Menteri Dicabut

Baban Gandapurnama - detikNews
Selasa, 09 Des 2008 11:55 WIB
Kasbi Terus Tuntut SKB Empat Menteri Dicabut
Bandung - Penolakan surat keputusan bersama (SKB) empat menteri terus bergulir. Sekitar 80 orang dari Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (Kasbi) unjuk rasa di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Selasa (9/12/2008). Mereka meminta keputusan bersama empat menteri, meski sudah direvisi untuk segera dicabut.

Koordinator Aksi Hermawan Arief menyatakan pemerintah harus mencabut SKB empat menteri karena hal itu menunjukkan jika pemerintah tidak berpihak pada kaum buruh. "Dengan direvisinya SKB empat menteri ini, si pemilik modal diberi kebebasan menaikan upah mengikuti inflasi di Indonesia," katanya.

Hermawan menegaskan berjalannnya perekonomian bukan ditentukan oleh pemilik modal, karena pada kenyataannya yang menghasilkan atau memberikan nilai sebuah komoditas adalah buruh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tanpa kaum buruh maka mesin yang dimiliki pemilik modal hanya menjadi lembaran kertas dan besi yang tidak berguna," ujar Hermawan.

Selain meminta mencabut SKB empat menteri, para buruh pun meminta pemerintah mencabut UU tenaga kerja No 13 Tahun 2003 serta mencabut sistem kontrak dan outsourcing. "Kalau tetap tidak dicabut, kami akan terus melakukan aksi," ancamnya.

Aksi ini tidak mengganggu lalu lintas di jalan depan Gedung Sate. Sebab, sejak tadi pagi jalan di depan gedung pemerintahan Jabar itu memang sudah ditutup karena akan ada acara. Massa membawa bendera organisasi dan memakai kaus merah. Tampak 50 anggota polisi berjaga di depan gerbang Gedung Sate.




Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (ern/ern)


Berita Terkait