"Kita bagikan pada mereka (yayasan atau lembaga sosial - red) yang mengajukan proposal pada kita. Sedangkan untuk fakir yang ingin mengambil daging langsung ke kita akan dilayani setelahnya," kata staf Amil Zakat Masjid Istiqamah (AZMI) Adyos Adnis saat ditemui di Masjid Istiqamah, Jalan Taman Citarum, Senin (8/12/2008).
Menurut Adyos, cara secamam ini sudah lama dilakukan oleh Yayasan Istiqamah dalam membagikan daging kurban. Dengan pola proposal, daging kurban tepat sasaran dan tidak ada penumpukan para fakir yang mencari daging.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun tidak semuanya senang dengan cara semacam ini, Mak Uju (66), salah seorang fakir yang mengaku datang dari Ciamis ini kecewa. Harapan dirinya akan langsung mendapatkan daging kurban sirna sudah saat pintu masuk Masjid Istiqmah ditutup oleh petugas keamanan.
"Belum bu, belum waktunya. Nanti juga kebagian," kata petugas keamanan ramah.
Namun jawaban ramah petugas keamanan tersebut tidak juga diterima oleh Mak Uju. Dengan kesal, Mak Uju terus-terusan menggerutu. "Kenapa dari Bandung dulu yang dibagikan. Yang datang dari jauh malah belum dibagikan," cerocos Mak Uju.
Tahun ini ada 5 ekor sapi dan 43 ekor domba yang disembelih di Masjid Istiqamah. Jumlah ini turun jika dibandingkan tahun lalu yang mencapai 4 ekor sapi dan 63 ekor domba.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (afz/afz)











































