Andir dan Baleendah Gelap Gulita

Banjir Terjang Dayeuhkolot dan Baleendah

Andir dan Baleendah Gelap Gulita

- detikNews
Jumat, 05 Des 2008 18:07 WIB
Andir dan Baleendah Gelap Gulita
Bandung - Listrik di Kelurahan Andir dan Baleendah, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung hingga pukul 17.50 WIB masih dipadamkan. Listrik akan dinyalakan jika air sudah surut. Hal ini untuk menghindari terjadinya arus pendek listrik.

"Listrik akan nyala jika kondisi air sudah surut. Tergantung kondisi air saja. Jika belum surut terpaksa listrik masih dipadamkan," ujar Camat Baleendah Ruli Hadiana saat ditemui di lokasi banjir, Jumat (5/12/2008).

Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur Bandung selama dua hari, Rabu dan Kamis (3-4/12/2008), membuat ribuan rumah di Kecamatan Baleendah dan Dayeukolot terendam banjir. Akibatnya aktivitas ekomomi di dua kecamatan tersebut lumpuh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akibat banjir ini, perekonomian di Kecamatan Balendah dan Dayeuhkolot yang bertetangga ini lumpuh. Pantauan detikbandung, bank, toko maupun warung ditutup. Pasar Dayeuhkolot yang biasanya ramai pun pada Jumat pagi terlihat lengang.

Saat ini, sekitar seribuan pengungsi berjejal dalam tiga buah tenda pleton Taman Kota Kecamatan Baleendah, Jalan Anggadiredja. Mereka mengeluhkan tidak adanya makanan untuk balita.

Kondisi para pengungsi memprihatinkan. Selain kekurangan makanan, mereka juga kekurangan air bersih. Mereka tidur di atas tikar, tanpa adanya kasur. Sekitar pukul 14.30 WIB, satu tanki air bersih berisi 16 ribu liter bantuan dari Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Jabar datang membagikan air bersih kepada para pengungsi.




Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (afz/ern)


Berita Terkait