Hal itu disampaikan Deputi Bidang Jasa Usaha Lainya, Kementrian Negara BUMN, Muchayat, dalam konperensi pers Raker BUMN di Biofarma, Jalan Pasteur, Kamis (4/12/2008). "Obat generik dan branded hampir sama kualitasnya. Untuk itu perlu ditekankan sosialisasi pada masyarakat," tutur Muchayat.
Pernyataan Muchayat tersebut mendukung pernyataan Direktur Produksi Indofarma, Yuliarti di acara yang sama. Yuliarti menyatakan obat harga obat generik bisa 10 kali lipat lebih murah dibandingkan obat bermerek.
"Kalau ke dokter minta saja diberikan obat generik karena efeknya sama dengan obat branded. Harganya juga bisa 10 kali lipat lebih murah," ujarnya.
Yulairti pun mengungkapkan proses pembuatan obat generik memiliki prosedur yang sama dengan obat bermerek. Yang membedakan adalah pengemasan akhir di mana obat bermerek menggunakan bungkus yang lebih bagus sehingga harganya lebih mahal.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(ema/afz)











































