Pantauan detikbandung, hingga pukul 13.50 WIB, baru 17 warga Kebon Gedang yang memeriksakan dirinya. Jumlah ini jauh dari target yang direncanakan yakni 30 orang. Padahal pemeriksaan dibuka dari pagi dan tanpa biaya.
"Banyak yang lari karena takut diperiksa. Tapi tadi ada juga manula tapi mereka pulang lagi karena menyangka pemeriksaan ini adalah pemeriksaan asam urat," kata Pemandu Pemeriksaan HIV/AIDS Ida Suryo (60) di Kantor Kelurahan Kebon Gedang, Jalan Wulan No 5, Kamis (4/12/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya hidup di jalan. Kalau tidak ML ya mabuk. Saya pernah menggunakan narkotik yang disuntik. Saat itu saya menggunakan jarum bekas teman-teman," kata Yayan usai diperiksa.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (afz/lom)











































