Demikian disampaikan Heryawan dalam peringatan Hari Pangan Sedunia ke-28 dan International Food Expo 2008, di lapangan Tegallega Bandung, Rabu (3/12/2008).
"Nggak ada masalah. Pupuk di Jabar masih normal-normal saja dibandingkan dengan kota-kota lain seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur," jawabnya singkat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita tidak akan banyak mengubah aturan, tapi menata kembali pendistribusian sehingga benar-benar tertutup dan sampai kepada tujuannya. Pupuk itu bukan barang dagangan, tapi barang dalam pengawasan," tandas menteri.
Sehingga nanti, imbuhnya, distributor dan pengecer hanya mendistribusikan saja serta mendapatkan honor yang wajar.
Saat ini, Departemen Pertanian sudah menambah stok kebutuhan pupuk sebanyak 300 ribu ton pupuk urea untuk mengisi kelangkaan pupuk. Jika nanti ada kelangkaan pupuk di daerah, masyarakat diminta melaporkannya ke produsen pupuk dan produsen pupuk diminta untuk lakukan operasi pasar.
Acara peringatan Hari Pangan Sedunia ke-28 dan International Food Expo 2008 di lapangan Tegallega ini diikuti oleh Kabupaten dan Kota di tiap-tiap provinsi di Indonesia. setiap daerah memperlihatkan keragaman hasil pangan yang dihasilkan daerah maisng-masing. Even tersebut berlangsung sampai 6 desember mendatang dan tidak dipungut biaya.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(ahy/ema)











































