Sebulan, 26 Ribu Karyawan Tekstil di Jabar Dirumahkan

Sebulan, 26 Ribu Karyawan Tekstil di Jabar Dirumahkan

- detikNews
Rabu, 03 Des 2008 09:30 WIB
Sebulan, 26 Ribu Karyawan Tekstil di Jabar Dirumahkan
Bandung - Krisis global yang menghantam dunia membuat permintaan barang ekspor turun. Hal ini berimbas kepada pemutusan hubungan kerja (PHK) yang tak bisa dihindari. Hanya dalam satu bulan, sekitar 26 ribu buruh tekstil dan produk tekstil (TPT) di Jabar dirumahkan.

Hal itu disampaikan Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jabar Ade Sudrajat saat dihubungi detikbandung, Rabu (3/12/2008). "Sekarang ini kita harap-harap cemas dan berdoa semoga krisis sekarang bisa kita lewati," ujarnya.

Menurutnya krisis finansial global saat ini memaksa pengusaha di Jabar untuk merumahkan para karyawannya. "Merumahkan karyawan tak bisa dihindari. Sejak awal November lalu hingga sekarang ini, sekitar 26 ribu buruh di Jabar yang dirumahkan," ungkapnya. Sebelumnya Ade mengatakan industri pertekstilan di dunia merosot sebesar 30 persen akibat krisis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika ditanya apakah jumlah ini akan bertambah pada 2009 nanti, Ade menyatakan dirinya enggan memprediksi. "Saya engga mau prediksi. Takut. Doakan saja industri tekstil kita bisa bertahan," katanya.




Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(ern/ern)


Berita Terkait