'Saya Diculik oleh Tiga Pria Bertubuh Kekar'

Kronologi Penculikan Versi Inoel:

'Saya Diculik oleh Tiga Pria Bertubuh Kekar'

- detikNews
Selasa, 02 Des 2008 17:48 WIB
 Saya Diculik oleh Tiga Pria Bertubuh Kekar
Bandung - Selepas dirawat dua malam di RS Sartika Asih, Mizan Bustanul Fuady atau akrab dipanggil Inoel dimintai keterangan oleh polisi. Kepada polisi, Inoel mengaku dirinya diculik oleh tiga orang bertubuh kekar dan atletis.

Berikut kronologi yang disampaikan Inoel kepada polisi yang dituturkan Kapolwiltabes Bandung Kombes Pol I Ketut Untung Yoga Ana : Kamis, 20 November 2008, Inoel berjalan dari rumahnya menuju swalayan Griya. Biasanya dia melewati jalan utama Komplek Arcamanik, namun saat itu dia mengambil jalan lain yaitu lewat jalan belakang.

Di ujung jalan sudah ada 3 pria berbadan kekar, namun dia tidak mempedulikannya. Saat dia sudah mendekat dan melewatinya, tiba-tiba saja dua orang pria mengapitnya dan bertanya "Apakah benar kamu bernama Inoel?" Ketika dijawab iya, satu orang lagi dari arah belakang membekap mulutnya dan membiusnya hingga tak sadarkan diri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat Inoel sadar, dia mengakua berada di ruangan yang berlantai tanah, beratap seng dan berdinding bilik. Dia pun hanya mendengar suara air. Ketika sadar, salah seorang menanyakan koper milik kakeknya. "Kamu tahu enggak di mana koper dari Opungmu yang berisi perhiasan itu," tanya si penculik. Inoel menjawab tidak tahu, lalu Inoel dipukul.

Seorang lainnya kembali bertanya mengenai koper tersebut. Lalu seorang lagi bertanya "Apa saja cerita opungmu selama kamu sekolah waktu SMP dan SMA," Inoel pun mengaku tidak tahu. Lalu dia dipukuli lagi hingga tak sadarkan diri.

Pada saat sadarkan diri, dia melihat seorang wanita yang bergabung diantara tiga pria yang menculiknya. Lalu tiba-tiba perempuan itu mengajak Inoel keluar dengan mata ditutup. Saat membuka mata, dia baru tahu dia berada di kebun yang tak jauh dari jalan raya dan ditinggalkan sendiri. Pada saat dia melihat jalan raya, dia mencari masjid terdekat.

Kemudian dia ditemukan oleh warga, hingga akhirnya warga yang menampung dirinya H Oyo, menelepon orangtuanya.

"Ini belum clear, kita masih akan terus mencsari dan memilah-milah laporan mana yang harus dikembangkan atau tidak. Karena ini masih dalam proses klarifikasi dari BAP Inoel," kata Kapolwil.

Mengenai SMS yang dilayangkan Inoel kepada pacarnya, di hari pertama Inoel hilang, Kapolwil menyatakan akan mengkrosceknya. Jika dibandingkan dengan keterangan Inoel kepada polisi di atas, Inoel mengaku sejak awal sudah tak sadarkan diri. Pertanyaannya, kapan kah Inoel SMS pacarnya itu.

Kapolwil sendiri hingga saat ini menyatakan kasus Inoel masih hanya sebatas dugaan penculikan. "Ini enggak diculik, kita masih lakukan klarifikasi. Statusnya sekarang ini masih korban dugaan penculikan," tegas Kapolwil Β 




Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(ern/ern)


Berita Terkait