"Dari informasi polisi, kalau sudah mendapatkan hasil pemeriksaan dokter rumah sakit Sartika Asih, Inoel bisa pulang besok siang," ujar paman Inoel, Rachmad
Hamzah, kepada detikbandung, Minggu (30/11/1981).
Setelah kepulangan Inoel dari rumas sakit, tambahnya, Inoel akan dimintai keterangan terkait Berita Acara Perkara (BAP) oleh pihak kepolisian Resort
Bandung Timur, "Itu juga jika dinyatakan kondisi Inoel memungkinkan untuk dimintai keterangan sehingga menguatkan keterangan yang diberikan kepada kepolisian," katanya
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kondisi masih lemah namun mulai membaik. Wajah murung kemarin lambat laun mulai direcovery. Ditambah sudah banyak keluarga yang menjengguknya, pandangan
kosongnya sudah tidak tampak lagi," jawab Paman Inoel.
Sementara itu dihubungi secara terpisah, Kapolwiltabes Bandung Kombes Pol I Ketut Untung Yoga mengelak informasi mengenai kepulangan Inoel besok siang. "Saya belum tahu. Saya kan bukan dokter yang bisa memutuskan apakah si pasien bisa pulang atau tidak. Kita lihat saja nanti," jawabnya singkat.
Inoel hilang tanpa jejak sejak 20 November lalu. Pihak kepolisian, keluarga maupun pihak ITB bersama-sama menelusuri jejak hilangnya Inoel. Setelah sembilan
hari jejaknya tak terendus, Inoel ditemukan di Tasikmalaya. Dia diitemukan dalam sebuah masjid di Kampung Cigurubug, Desa Pasir Batang, Kecamatan Manonjaya, Kota Tasikmalaya.
Inoel ditemukan oleh seorang warga sekitar bernama Dodo. Dodo kemudian menitipkan Inoel ke rumah Oyoh yang merupakan mantan lurah setempat. Sabtu pagi,
(29/11/2008) Oyoh menghubungi keluarga Inoel mengenai keberadaan Inoel di rumahnya.
Dengan dijemput keluarga dan polisi, Sabtu Sore Inoel tiba di Bandung. Namun dia tidak langsung kembali ke rumah, melainkan dibawa dahulu ke RS Sartika Asih.
Hingga kini, kronologis penculikan Inoel masih belum jelas. Namun Inoel mengaku dirinya diculik oleh sekelompok orang dan disekap. Dia dibawa berpindah-pindah. Inoel mengaku tidak mengenal siapa penculiknya tersebut. Selama di tangan para penculik, Inoel kerap dipukuli.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(ahy/ern)










































