Hal itu disampaikan Kriminolog Unpad Yesmil Anwar saat dihubungi detikbandung, Minggu (30/11/2008). "Kita harus hati-hati untuk menyimpulkan kasus ini. Jangan hanya percaya dari pengungkapan korban saja," katanya.
Menurut dia diperlukan informasi yang rinci mengenai riwayat pribadi Inoel. "Apakah dia mengkonsumsi narkoba? Atau dia punya penyakit ayan. Karena ini kan belum ada saksinya. Jangan-jangan semua ini hanya khayalan dia saja. Jadi jangan hanya terjebak pada pengakuan," tegasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu, kesaksian dari orang lain dan barang bukti lain pun diperlukan. "Siapa yang pertama kali menemukannya, misalnya," tambah Yesmil.
"Jadi jangan simpulkan dulu hanya dari pengakuan saja. Karena jangan-jangan dia ingin beken saja," ujar Yesmil menandaskan.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(ern/ern)











































