"Pusing om enggak kuat. Dia hanya bilang itu saat saya tengok tadi malam," ujar Paman Inoel Rachmad Hamzah menirukan ucapan Inoel. Saat dihubungiΒ detikbandung, Minggu Pagi (30/11/2008), Rachmad mengungkapkan kondisi Inoel kini sudah mulai membaik, karena sudah mulai mau makan.
Sebelumnya kepada wartawan, Ayah Inoel, Slamet Riyadi mengatakan Inoel mengaku dirinya diculik oleh sekelompok orang yang tidak dia kenal. Dia pun dibawa berpindah-pindah. Inoel kerap disekap dalam sebuah kamar gelap dan perutnya dipukuli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awalnya baik pihak keluarga maupun polisi menyangsikan hilangnya Inoel karena diculik. Sebab hingga beberapa hari Inoel menghilang, tidak ada permintaan tebusan yang diminta para penculik, sebagaimana biasanya kasus penculikan.
Inoel hilang pada Kamis (20/11/2008), saat dirinya pamit kepada ibunya pergi sebentar ke swalayan dekat rumahnya. Pada saat pergi, Inoel hanya mengenakan kaus dan celana pendek. Setelah itu, Inoel tak pernah kembali.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung (ern/ern)











































