Inoel yang saat ini sedang dirawat di RS Sartika Asih, kepada ayahnya Slamet Riyadi Bisri sempat bercerita apa yang dialaminya sejak hari pertama tidak kembali ke rumahnya pada Kamis, 20 November 2008.
"Menurut pengakuan Inoel, dia dibawa sekelompok orang menggunakan mobil dan sempat dibius. Orangnya lebih dari tiga, laki-laki semua. Kalau oleh sekelompok orang ini, itu bisa disebut disandera atau diculik," ujar Slamet kepada wartawan di RS Santika Asih, Sabtu (29/11/2008).
Slamet yang juga dosen di beberapa Perguruan Tinggi swasta ini (sebelumnya ditulis dosen Planologi ITB-red) menuturkan, dirinya dan Inoel sempat berbicara ketika bertemu di Tasikmalaya dan juga di RS Sartika Asih. "Inoel tidak mengenali siapa orang-orang yang membawanya. Tetapi menurut dia, orangnya lebih tua dari dia dan lebih muda dari saya," lanjut Slamet yang saat ini berusia 54 tahun.
Sejak tiba di RS Sartika Asih sekitar pukul 16.00 WIB, Inoel belum bisa ditemui oleh wartawan. Bahkan wartawan tidak diizinkan mendekati kamar No.2 lantai 4 yang dijaga polisi berpakaian bebas. (lom/lom)











































