Seluruh Dokumen Sekolah Hanyut Terbawa Banjir

SD Panyileukan Tergenang Banjir

Seluruh Dokumen Sekolah Hanyut Terbawa Banjir

- detikNews
Jumat, 28 Nov 2008 13:02 WIB
Seluruh Dokumen Sekolah Hanyut Terbawa Banjir
Bandung - Untuk mengurangi derasnya air akibat tanggul sungai yang jebol, para guru di SD Panyileukan I terpaksa menjebol tembok sekolah agar air cepat mengalir. Akibat banjir ini, seluruh dokumen sekolah hilang hanyut terbawa banjir.

Subandi (55), Kepala Sekolah SD Panyileukan I mengungkapkan ketinggian air mulai naik di sungai sekitar pukul 14.00 WIB, Kamis (28/11/2008). Lalu sekitar pukul 15.00 WIB, tanggul sungai yang menjadi pertemuan tiga sungai yaitu Sungai Cipariuk di bagian timur, Sungai Cisalatri di bagian utara dan Sungai Cimeong di bagian barat jebol. Tanggul sungai pertemuan tiga sungai ini persis berada di belakang komplek sekolah.

"Karena tak tahan menahan derasnya air, pagar sekolah kita rusak. Akhirnya kami mengambil keputusan untuk menjebol salah satu tembok sekolah agar air yang datang cepat mengalir, sehingga banjir tidak terlalu tinggi. Ketinggian air kemarin sekitar 60 hingga 80 centimeter," ujarnya ditemui di sekolah, Jumat (28/11/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya seluruh dokumen sekolah tidak ada yang selamat, termasuk dokumen pribadinya. "SK saya hilang hanyut terbawa banjir, raport anak-anak juga. Tiga motor rusak, satu motor dinas dan dua motor pribadi," katanya yang memprediksi kerugian mencapai puluhan juta.

Subandi mengungkapkan ada tiga keluarga yang tinggal di komplek SD Panyileukan. Selain dirinya, guru agama SD Panyileukan I Ade Rukmayati dan penjaga sekolah SD Panyileukan II Mahmudin pun tinggal di rumah dinas yang berada di komplek SD.

"Ibu Ade kehilangan uang Rp 1 juta lebih. Dia baru mendapat kiriman uang dari anaknya," ujar Subandi. Tak hanya itu, barang-barang di kantin sekolah pun tak bisa diselamatkan lagi.

Saat ini ketinggian air mulai surut. Namun para siswa diliburkan. Pantauan detikbandung, ada satu mobil dari dinas pemadam kebakaran yang membantu warga sekitar dan pihak sekolah membersihkan ruang kelas. Beberapa guru dan murid ikut turun tangan, demikian juga warga sekitar yang jumlahnya sekitar 20 orang.




Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (ern/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini