Ketua Ikatan Alumni Planologi ITB Hetifah Sjaifudian saat dihubungi detikbandung, Selasa (25/11/2008), mengatakan hilangnya Inoel cukup misterius. Sebab, baik keluarga dan teman-temannya tak mempunyai titik terang penyebab Inoel hilang.
"Hilangnya Inoel cukup misterius. Keluarga, teman-temannya dan alumni semua menelusuri keberadaan Inoel melalui situs-situs jejaring di internet. Tapi kami belum bisa menemukan titik terang," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika disinggung apakah ada dugaan hilangnya Inoel karena kegiatan yang dia ikuti, Hetifah menyatakan pihak keluarga tak berani berspekulasi. "Baru saja saya menelepon bapaknya Inoel, Slamet Riyadi. Kebetulan Pak Slamet pun alumni planologi ITB. Pihak keluarga katanya tak berani berspekulasi apa-apa, karena sekarang ini kan bukan jaman dulu yang main culik karena ikut kegiatan," elaknya.
Sebelumnya diberitakan pada Pada hari Inoel hilang, Kamis pagi (20/11/2008), Inoel sempat mengirimkan SMS kepada temannya yang isinya meminta tolong. Pada hari ketiga Inoel menghilang, Sabtu (22/11/2008), pembantu di rumah Inoel mendapatkan telepon asing yang mencurigakan.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(ern/ern)











































