Pembaretan dan pengangkatan Perwira Tinggi tersebut setelah mengikuti berbagai tahap kegiatan dan latihan berupa lempar granat, panjat tali, peluncuran tali satu, penyeberangan tali dua, penyeberangan tali tiga, doper, lempar pisau dan pengenalan survival.
Delapan pati tersebut yaitu Ir Ops Itjenau Marsma TNI Sukarto, Pangkosek Kohanudnas II Makasar Marsma TNI John Dalas Sembiring, SE, Pangkosek Kohanudnas III Medan Marsma TNI F.H.B. Soelistyo, S.Sos, Pati Sahli TK II Bid.HubInt Panglima TNI Marsma TNI Yohan Andreas, Waasrena Kasau Marsma TNI Wasito, Waaslog Kasau Ir. M.Amin Syahbudiono,M.Sc, Sesditjen Strahan Dephan Marsma TNI P. Simamora, M.Sc, dan Dirmin Sesko TNI Marsma TNI Suparman, S.T,MM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di samping itu Lanjut Dankor, dengan pengangkatan ini para perwira tinggi diharapkan ikut memikirkan perkembangan Korpaskhas ke depan, agar Kopaskhas tetap eksis sebagai satuan tempur darat yang ada di TNI AU sebagaimana eksisnya satuan tempur udara yang dimilki Angkatan Udara saat ini.
Upacara diawali dengan pembacaan janji Parjurit Komando oleh delapan PATI TNI AU, dan dilanjutkan dengan pemasangan Baret, Pemasangan Brevet Komando dan Penyarungan Pisau Komando oleh Dankorpaskhasau Marsma TNI Harry Budiono. Tampak hadir Danlanud Sulaiman Kolonel PNB Wahyu A, Kapolres Bandung AKBP Ahmad Dofiri, Anggota Komisis C DPRD Bandung, serta para pejabat TNI AU Wilayah Bandung.
Pelaksanan kegiatan dan latihan para Perwira Tinggi TNI Angkatan Udara ini berlangsung selama dua hari, bersamaan dengan pelaksanaan pendidikan siswa komando angkatan ke-32 yang sudah memasuki tahap latihan gunug dan hutan.
Keterangan Foto: Lempar Pisau salah satu kegiatan yang diikuti Pati TNI AU dalam acara pengangkatan menjadi warga kehormatan Korps Pasukan Khas TNI Angkatan Udara di Ranca Upas, Ciwidey Kabupaten Bandung, Jumat (21/11) (Pen Korpaskhas). (lom/lom)










































