Kapolres Bandung tengah AKBP I Wayan Supartha Yadnya mengatakan barang milik pelaku berupa sebilah golok dan pisau dapur tersebut ditemukan di semak-semak rumah korban.
"Kami sekarang sedang periksa barang bukti tersebut. Sejauh ini kami belum tahu siapa pelakunya," ujarnya di Polresta Bandung Tengah, Jalan Ahmad Yani, Jumat (21/11/2008). Sementara itu, lanjutnya, korban Flaming dan penjara rumah, Zaenal dimintai keterangannya di Polres.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Betik (43), penjaga rumah shif pagi menerangkan pada saat kejadian yang bertugas berjaga adalah Zaenal (50). Para pelaku naik pagar besi sebelum mencongkel pintu samping rumah. Mereka melumpuhkan Zaenal yang berada di pos jaga.
"Zaenal didatangi para pelaku, lalu Zaenal yang saat itu pakai kupluk, oleh pelaku kupluknya ditarik hingga menutupi wajahnya, lalu dilakban. Dia hampir tak bisa bernapas. Tangan dan kakinya diikat oleh tali tambang," tuturnya saat ditemui di tempat kejadian.
Kemudian para pelaku membawa Zaenal ke halaman belakang. Pelaku mencongkel pintu samping rumah. Mereka berhasil menggondol dua laptop, satu HP dan sejumlah perhiasan imitasi.
Menurut Betik, saat kejadian, di rumah ada enam penghuni yaitu Flaming dan istrinya Inge Mery dan dua anaknya serta dua orang tamu. "Karena terdengar suara gaduh, majikan saya terbangun dan berteriak. Dengar teriakan itu, para pelaku langsung melarikan diri dengan naik pagar," katanya.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(ern/ern)











































