SWB Desak Status Tersangka Jurnalis Makasar Dicabut

SWB Desak Status Tersangka Jurnalis Makasar Dicabut

- detikNews
Kamis, 20 Nov 2008 16:30 WIB
SWB Desak Status Tersangka Jurnalis Makasar Dicabut
Bandung - Solidaritas Wartawan Bandung (SWB) gelar aksi solidaritas terhadap kriminalisasi pers, Kamis (20/11/2008). Dalam aksinya, SWB mendesak Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Sisno Adiwinoto, mencabut status tersangka jurnalis, Upi Asmarandana.


"Sampai hari ini Upi masih berstatus tersangka. Kita meminta Upi dibebaskan dari status tersangka," tegas Koordinator SWB, Mulyani Hasan, kepada wartawan di Gedung Ikatan Alumni Unpad, Jl Singgaperbangsa No 1, Bandung.

Penetapan status tersangka oleh Kapolda Sulsel terhadap Upi, imbuh Mulyani, tidak berdasar. "Karena apa yang dilakukan Upi merupakan hak yang juga dimiliki semua warga negara untuk berekspresi dan mengeluarkan pendapat," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Upi dianggap melakukan menghina Kapolda karena Upi mengkritik pernyataan Kapolda Sulsel yang mengatakan siapapun bisa menuntut wartawan secara pidana tanpa memakai hak jawab jika dirugikan oleh sebuah berita. Kritik Upi ini diberitakan harian pagi di Makassar, Fajar. Setelah itu tiga wartawan Fajar dipanggil sebagai saksi untuk kasus pidana Upi.

"Jelas ucapan Kapolda bertentangan dengan UU Pers No 40 Tahun 1999 yang mengatur hak jawab dalam sengketa pemberitaan," kata Mulyani.

Aksi dihadiri oleh 4 elemen profesi kewartawanan Bandung, AJI Bandung, FDWB, IJTI, dan PJI, juga dihadiri dari Jaringan Pewarta Mahasiswa Independent (Japmi).

Dalam aksi tersebut, Japmi memberikan statement penolakan terhadap bentuk kriminalisasi pers, dan menuntut kebebasan berekspresi serta mengeluarkan pendapat.

Rencananya, SWB akan melakukan audiensi dengan Kapolda Jabar serta pakar hukum untuk membedah permasalahan tersebut. "Ini supaya ada kesepahaman antara aparat kepolisian dalam menghormati UU Pers No 40 tahun 1999, sehingga diharapkan tidak terjadi hal serupa kedepannya," ujar Mulyani.




Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (ahy/ern)


Berita Terkait