Hal itu disampaikan salah satu tim arsitek PT EGI Iwan Sunaryo dalam diskusi dan workshop Revitalisasi Kawasan Tamansari dan Lembah Cikapundung di Gedung Indonesia Menggugat, Jalan Perintis Kemerdekaan, Rabu (19/11/2008).
"Penataaan di kawasan Baksil akan dibuat ruang seperti Brisbane di Australia, bagaimana ruang komersil bisa dinikmati oleh masyarakat umum. Nantinya kami akan membangun kawasan komersil di Baksil dengan konsep tradisional," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini akan membuat ruang terbuka hijau tetap ada. Jadi tidak benar di Baksil akan dibangun dengan beton," sangkal Iwan. Rencananya PT EGI akan membangun rumah makan, taman bermain, galeri seni dan ampi theater.
Menanggapi pemaparan tersebut, salah seorang peserta diskusi menyatakan khawatir dengan rencana pembangunan di kawasan Babakan siliwangi, karena bisa menjadikan pemicu pembangunan lainnya.
"Ciwalk dulu mal kecil. Namun, makin kesini pembangunan makin besar, semisal pembangunan apartemen yang berada di kawasan Ciwalk," ujar seorang peserta perempuan yang hadir mencontohkan.
Β
"Pemerintah untuk hal seperti ini, jangan mau dikadalin pengembang," peserta tadi menegaskan.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung
(ern/ern)











































