Menurut salah seorang guru yang menggugat, Supendi, gugatan ini karena bupati Subang dinilai tidak transparan saat memberikan keputusan mengenai seleksi kepala sekolah baik itu TK, SD, SMP, dan SMA, dan juga pengawas di Kabupaten Subang.
Dia menuturkan pada 15 Desember 2007 lalu, Dinas Pendidikan Kabupaten Subang melakukan seleksi untuk kepala sekolah dari TK hingga SMA atau SMK. Namun tiba-tiba, pada Agustus 2008 sebanyak 200 orang telah diangkat bupati sebagai kepala sekolah dan pengawas, tanpa adanya pengumuman sebelumnya. "Ini tidak transparan," protesnya saat ditemui di PTUN Bandung, Jalan Diponegoro, Rabu (19/11/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu menurut Iin Ahmad Riza, pengacara kelima guru, sebelum melayangkan gugatan ke PTUN, pihaknya sudah melayangkan somasi kepada Kepala Dinas Pendidikan Subang Ma'mur Sutisna pada 12 Agustus 2008. Namun, tidak mencapai titik temu.
"Hari ini hanya persiapan pemeriksaan antara penggugat dan tergugat, ini masih persiapan saja. Kabarnya akan datang Kabag hukum Kabupaten Subang akan datang," kata dia.
Bupati Subang terpilih Eep Hidayat merupakan calon incumbent. Sebelumnya, dia pun menjabat sebagai bupati. Setelah kemenangannya, dia ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi dalam dua kasus, yaitu kasus Sapi Gate oleh Polwil Purwakarta dan korupsi upah pungut yang kerugiannya diduga mencapai Rp 2,2 miliar.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(ern/ern)











































