Menurut salah seorang tetangga, Rina (33), pengrusakan mulai terjadi sejak Minggu siang (16/11/2008). "Tapi kita tidak tahu persis berapa banyak yang merusak. Pokoknya banyak orang yang datang, mereka mencopot pintu, jendela trus bawa barang-barang di rumah ibu Dewi. Kemungkinan mereka adalah nasabah dan kolektor yang tertipu," ujarnya kepada detikbandung, Senin (17/11/2008).
Rina mengungkapkan para penjarah tersebut membawa mobil pick up. "Barang-barang diangkut pakai mobil," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertengahan September lalu, terungkap penipuan arisan lebaran CV De Sam San. Dewi, sebagai direktur CV De Sam San kini ditahan di Polres Cimahi. Dia terbukti menggelapkan uang dari 4 ribu nasabah arisan lebaran CV De Sam San. Dana dari nasabah tersebut diduga mencapai Rp 4 miliar.
Sebelumnya Dewi membuat laporan kehilangan yang terbukti palsu. Menurut keterangan dari Dewi kepada polisi, mengaku tas miliknya yang berisi uang sebanyak Rp 750 juta dan perhiasan senilai Rp 250 juta hilang dibawa kabur oleh adiknya yang bernama Alit. Dewi pun melaporkan kejadian ini ke Polres Bandung Tengah
Ternyata fakta berkata lain, Alit yang sebelumnya disebut-sebut sebagai orang yang melarikan dana nasabah tersebut menyerahkan diri setelah merasa dibohongi oleh Dewi, kakak kandungnya. Ternyata tas yang dititipkan oleh Dewi pada Alit hanya berisi bantal dan baju, bukan uang dan perhiasan.
(ern/ern)











































