FSPM Jabar Ancam Demo Tiap Jumat-Sabtu

Kisruh Hotel Grand Aquila Bandung

FSPM Jabar Ancam Demo Tiap Jumat-Sabtu

- detikNews
Minggu, 16 Nov 2008 15:40 WIB
Bandung - Kisruh di Hotel Grand Aquila belum juga berakhir. Hingga saat ini, pihak manajemen hotel belum mau berunding dengan Federasi Serikat Pekerja Mandiri (FSPM) Jabar yang mewakili 9 karyawan hotel yang dipecat oleh manajemen.

"Hingga hari ini, pihak manajemen tidak mau diajak berunding. Yang terjadi adalah manajemen hotel hingga saat ini menghindar dan tidak mau bertemu dengan kami. Tidak tahu apa alasan mereka," ujar Ketua Federasi Serikat Pekerja Mandiri Himawanto saat dihubungi detikbandung, Minggu (16/11/2008).

Himawanto juga menambahkan, pihaknya akan terus melakukan aksi demonstrasi hingga pihak manajemen mau berunding.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tiap Jumat-Sabtu kita akan demo di hotel. Kita akan ajak elemen buruh yang lain di luar FSPM dan aktifis yang lain. Kita akan hancurkan Grand Aquila jika tidak mau berunding," tegas Himawanto.

Disinggung mengenai menghancurkan seperti apa yang dimaksud oleh Himawanto, dia menjelaskan bahwa pihaknya akan menghancurkan Hotel Grand Aquila secara finansial.

"Kita demo tiap Jumat-Sabtu, saat para pengunjung hotel sedang banyak. Nah, lama-lama tamu tidak mau menginap di sana karena terganggu. Kita akan tunggu sampai berapa lama mereka (manajemen hotel - red) bertahan," beber Himawanto.

Awal masalah terjadi saat karyawan Hotel Grand Aquila membentuk Serikat Pekerja Mandiri Hotel Grand Aquila Bandung (SPM HGAB). Surat keterangan serikat pekerja dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung pun disampaikan kepada pihak manajemen. Tak lama setelah surat tersebut diterima oleh manajemen, 9 orang karyawan yang merupakan pengurus dan anggota SPM HGAB pun dipecat.



Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(afz/afz)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini